ADA BATASNYA DONG

Ada batasnya, pada setiap apa yang Allah perintahkan dalam setiap syariatnya. Ada batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Ada batasan makan, ada batasan suci, ada batasan berbuat ini dan itu. Mengapa harus dibatasi? Sebab Allah tak mau kita celaka dan rusak.

Allah menentukan takaran dan kadar segala sesuatu di dunia. Sebagaimana kita pahami, bahwa setiap yang Allah tetapkan pasti baik dan ada hikmahnya. Sebaliknya, setiap melanggar ketentuan Allah pasti ada akibat buruknya. Akibat buruk itu bisa terjadi secara langsung di dunia, atau tersimpan ke dalam bentuk dosa.

Di antara hikmah Ramadhan adalah melatih kita untuk lebih menyadari batasan Allah Ta’ala. Ketika syahwat dilemahkan oleh lapar dahaga, hati memiliki kesempatan untuk lebih sadar dan waspada. Lebih tenang untuk mentadaburi ayat-ayat-Nya.

Makanlah secukupnya, makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang salah satu contoh batasan.

Ketika yang disantap melebihi kebutuhan, saat itulah tubuh mulai kehilangan keseimbangan. Kolesterol, asam urat, gula darah melewati batas dan menjadi ancaman. Bahkan, akhirnya membuat kita enggan untuk sekadar berdiri di atas timbangan badan.

Jangan sampai kita kenyang, namun kenyang dengan penyakit. Jangan sampai kita senang, namun nyatanya bertumpuknya makanan membuat kita lemah dan malas beribadah.

Maka, beruntunglah mereka yang selalu ingat batas-batas Allah dan waspada terhadap bisikan syahwatnya. []

@wahdahinspirasizakat www.wiz.or.id www.sedekahplus.com⁣⁣⁣
⁣⁣

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *