Biarlah Hanya Allah yang Tahu

Abdulllah bin al-Mubarak adalah seorang ulama, mujahid dan pedagang yang kaya raya nan dermawan. Beliau sering pergi bolak-balik ke kota Thursus. Biasanya, ia tinggal di Roqqah (sebuah kota di Syiria), di daerah Khan pemukiman para saudagar, di sana ada seorang pemuda yang biasanya datang untuk membantu memenuhi kebutuhannya dan mendengarkan hadits darinya.

Pada suatu saat Abdullah bin al-Mubarak datang ke sana dan tidak menjumpai pemuda itu, maka ia pun keluar terburu-buru mengikuti rombongan untuk Jihad. Tatkala kembali dari medan perang ia bertanya tentang pemuda tersebut. Akhirnya dia mendapat mendapat kabar bahwa pemuda itu dipenjara karena tanggungan utang sebesar 10 ribu Dirham (Sebagai perbandingan: harga seekor kambing pada masa itu adalah 5 Dirham). 

Abdullah bin Mubarak kemudian mencari tahu tentang orang yang dihutangi itu, dan ia pun melunasi utang pemuda itu. Dia meminta agar orang tersebut tidak memberitahukan kepada satu orang pun tentang apa yang diperbuatnya selama dia masih hidup.

Pemuda itu pun dikeluarkan dari penjara, dan Abdullah Ibnul Mubarak telah pergi meninggalkan Raqqah di malam hari, setelah berjalan beberapa saat, ternyata pemuda itu mengejarnya dan menjumpainya, maka Ibnul Mubarak berkata kepadanya:

Wahai pemuda kemana saja kamu tidak kelihatan?

“Wahai Abu Abdirrahman, aku dipenjara karena beban utang”,

Ibnul Mubarak kembali bertanya: Bagaimana kamu bisa bebas?

Pemuda itu menjawab, “Ada seorang lelaki yang melunasi hutangku, dan aku pun tidak mengenalnya’.

Abdullah berkata kepadanya; “Pujilah Allah” dan pemuda itu tidak mengetahui siapakah yang sebenarnya telah melunasi utangnya.

Betapa gigihnya usahanya dalam rangka menjaga keikhlasan sampai ia sembunyikan amal baiknya itu. 

Hal ini mengingatkan kita pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang tujuh golongan yang kelak akan mendapatkan naungan di hari kiamat, pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah ‘Azza wa Jalla. Salah satunya adalah seorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahnya oleh tangan kanannya. 

Semoga Allah merahmati kita dan Abdullah bin al-Mubarak al-Marwazi.[]

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening