Bila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah memberinya cobaan. Supaya Allah mendengar rintihan doanya.
Ujian atau cobaan pada hakikatnya tidak akan pernah terlepas dari kehidupan manusia. Sebab, hidup adalah tentang ujian itu sendiri.
Bagi orang-orang yang beriman, ujian adalah bentuk kasih sayang dan kecintaan Allah padanya. Allah tak ingin hamba-Nya menjauh.
Maka dari itu, tak jarang Allah hadirkan ujian yang bertubi-tubi, karena Allah tahu dengan ujianlah manusia akan semakin mendekat pada-Nya.
Ujian itu menguatkan. Menjadikan hati dan raga menjadi lapang. Allah menguji sang hamba sebagai tanda cinta. Dengan begitu sang hamba akan jauh lebih dekat dengan tuhan-Nya
Ada cinta dibalik ujian
Ada cemburu jika tak lagi mau menengadah
Ada yang kurang jika lisan tak lagi mudah mengucap istigfar
Dan
Cinta Allah kepada sang hamba adalah lewat ujian-ujian itu
……………….
“Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji” (HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, 3/302. Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 285).