Sesungguhnya dunia dan kehidupannya semakin hari semakin menjauh. Pada saat yang sama, kehidupan akhirat semakin mendekat. Manusia tidak ada yang tahu kapan dan bagaimana ia menemui kematian
Imam Hasan al Basri pernah bertutur, bahwa kita adalah kumpulan dari hari-hari. Setiap berlalu satu hari dari rangkaian waktu, maka sesungguhnya bagian kita sudah terhempas. Ia tak akan pernah kembali. Yang bernilai adalah hanya amalan-amalan kebaikan kita
Sesungguhnya dunia ini, hanya terdiri atas tiga hari. Hari kemarin, yang tidak akan pernah kembali dan sudah jauh meninggalkan kita. Sementara hari ini, adalah hari yang harus kita tulis dengan tinta emas amalan baik, kita ukir dengan pena kemuliaan. Dan hari esok, yang belum pasti kita akan bertemu dengannya
Ambillah mutiara-mutiara hikmah dari masa lalu. Tidak pernah beruntung orang yang menyia-nyiakan hari ini setelah menyia-nyiakan kesempatan hari kemarin.
Orang yang teramat rugi, mereka yang selalu berangan-angan ke depan, namun lupa tujuan hidupnya selama hidup di dunia
Sebagaimana pesan terbaik, oleh Ali bin Abi Thalib Rhadiyallahu ‘anhu ”Ketahuilah bahwasanya dunia ini pergi menjauh sedangkan akhirat semakin mendekat
………………
“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari, Tirmidzi dan Ibnu Majah)