Wiz.or.id, Luwu — Situasi pasca bencana longsor di wilayah Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, semakin parah akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut. Dampaknya, terjadi titik longsoran baru dengan jalan menuju Latimojong ambles sepanjang 100 meter, dan beberapa jembatan penghubung desa putus. Demikian laporan relawan Wahdah Islamiyah pada Ahad (5/5) sore,
Relawan Wahdah bergerak cepat untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban. Mereka menempuh perjalanan yang berat, melewati bantaran Sungai yang telah putus akses jalannya. Dengan menggunakan tali temali, mereka mendaratkan kaki mereka di atas longsoran bongkahan tanah dan batu di tengah sungai.
Salah seorang relawan Wahdah, Irfan, mengungkapkan bahwa bantuan terpaksa diangkut secara mandiri karena akses ke lokasi sangat sulit. Namun, semangat dan kepedulian mereka kepada sesama mendorong mereka untuk tetap bergerak maju. Irfan juga menyebutkan bahwa pemerintah telah mengirimkan helikopter untuk membantu operasi penyelamatan dan pertolongan bagi warga.
Baca juga: Relawan WIZ Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Bulu Cenrana
Sebelumnya, pada Jumat (3/5) pukul 01.17 WITA, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu. Sebanyak 13 Kecamatan terdampak, termasuk Suli, Latimojong, Suli Barat, Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Larompong, Larompong Selatan, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Belopa, dan Belopa Utara.
Semua pihak diharapkan tetap waspada dan sigap menghadapi situasi darurat ini demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.[]