Wiz.or.id, Makassar — Tidak semua badai datang untuk menghancurkan. Bagi Arman Abdullah, badai pandemi justru menjadi jalan menuju kehidupan baru yang penuh makna. Dulu, beliau bekerja di sebuah perusahaan swasta dan menjadi tulang punggung keluarga. Namun, saat pandemi Covid-19 melanda, kabar pahit datang, PHK. Dalam sekejap, sumber penghasilan utama keluarga pun hilang.
Meski terpukul, ia tidak ingin berlama-lama larut dalam kesedihan. Ia sadar, tanggung jawab terhadap istri dan dua anaknya tak boleh berhenti hanya karena keadaan. Dengan semangat pantang menyerah, beliau mulai mencoba berbagai cara. Awalnya, ia menjual kue dari rumah. Namun, lambat laun, ide baru terlintas — membuat usaha Ayam Crispy yang ia racik sendiri dengan cita rasa khas dan harga terjangkau.
Setiap pagi, Arman mulai menyiapkan dagangannya. Ia menggoreng ayam, menata meja jualan sederhana, lalu menyapa pelanggan dengan senyum tulus. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga 50 potong ayam, meski terkadang jumlah itu menurun tergantung kondisi hari. Bagi sebagian orang, angka itu mungkin kecil. Tapi baginya, setiap potong ayam yang terjual adalah simbol kerja keras, keikhlasan, dan keberkahan.
Kini, usahanya bukan sekadar sumber nafkah. Ia menjadi saksi perjuangan dan keteguhan iman, bahwa ketika satu pintu tertutup, Allah selalu membuka pintu lain bagi mereka yang mau berusaha.
“Bahkan setelah terjatuh, selama kita mau berusaha dan melibatkan Allah, pintu rezeki akan selalu terbuka,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Kisah tersebut menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kehidupan tidak berhenti di titik terendah. Justru dari sanalah, kekuatan sejati tumbuh — saat hati memilih bangkit, bekerja, dan terus percaya bahwa setiap usaha yang halal pasti membawa berkah.
Luaskan manfaat sedekah Anda!