Sebuah pemandangan memilukan terekam kamera di Gaza, di mana air mata dan duka menyelimuti prosesi pemakaman seorang ibu dan kedua anaknya dari keluarga Al-Thani. Ketiganya menjadi korban tewas akibat serangan artileri yang menargetkan rumah mereka di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan, utara Gaza, kemarin.
Gambar-gambar tersebut menunjukkan bagaimana sang ayah, dengan penuh kesedihan, mencium kening putrinya yang masih kecil untuk terakhir kalinya. Di sampingnya, jenazah sang ibu dan putranya yang lain dibalut kain kafan, siap untuk diantarkan ke peristirahatan terakhir.
Kisah pilu keluarga Al-Thani ini menjadi pengingat akan penderitaan tak berujung yang dialami warga Gaza akibat konflik yang terus berlanjut. Kafilah para syuhada tak kunjung berhenti, menyisakan duka mendalam bagi mereka yang ditinggalkan.
Pecah tangis dan kepanikan saat warga membantu kru medis mengevakuasi korban luka tembak di Desa Duma.
Di tengah kegelapan malam, ambulans berjuang menembus blokade untuk menyelamatkan nyawa mereka yang menjadi sasaran peluru tentara pendudukan. Mari kirimkan doa untuk keselamatan saudara-saudara kita di sana.
Luaskan manfaat sedekah Anda!