Senyuman di Kolong Rumah Panggung: Menjemput Berkah Lewat Tebar Fidyah Nusantara

Wiz.or.id, Maros — Namanya jalan setapak di pelosok Maros. Teriknya matahari pedesaan seolah tak peduli pada peluh yang menetes di kening para relawan. Hari itu, Sabtu, 18 Juli 2026, langkah mereka bukan sekadar berjalan. Ada denyut kemanusiaan yang sedang dibawa menyusuri Kecamatan Tanralili hingga Tompobulu. Menjemput mereka yang menunggu di ujung hari-hari berat.

Ini bukan sekadar urusan bagi-bagi paket. Di dalam setiap kotak fidyah yang berpindah tangan, ada amanah langit dari para donatur yang dijaga ketat. Jangan sampai salah alamat. Harus pas, jatuh ke tangan fakir miskin yang paling berhak.

Dan betapa indahnya pemandangan di ujung jalan itu.

Bagi mereka yang didatangi, kedatangan relawan ibarat jawaban telak atas doa-doa lirih yang kerap dipanjatkan dalam sunyi malam. Wajah-wajah lelah itu mendadak terang. Ada senyum tulus yang mengembang, seolah mengabarkan pada dunia: masih ada yang peduli pada nasib kami.

Azhari Asaf, fasilitator program WIZ, geleng-geleng kepala bukan karena lelah, tapi karena takjub. Bagi Azhari, kebahagiaan sejati bukan terletak pada seberapa banyak barang yang sukses dibagikan, melainkan pada saksinya mata melihat ketulusan yang berpendar dari raut wajah para penerima manfaat.

“Senyum tulus para penerima manfaat menjadi bukti nyata bahwa setiap kebaikan yang ditunaikan mampu menghadirkan harapan dan meringankan beban hidup mereka,” ujar Azhari bertutur dengan mata berbinar.

Dari kolong-kolong rumah panggung, dari bilik-bilik kayu yang berderak diterpa angin pedalaman Maros, doa-doa tulus meluncur deras. Bukan untuk para relawan, melainkan untuk para donatur nan jauh di sana—orang-orang baik yang barangkali wajahnya tak pernah mereka lihat, namun jejak kepeduliannya begitu telak meredakan cemas di dapur-dapur mereka.

Dari Maros kita belajar: kebaikan tidak pernah salah alamat. Ia selalu tahu bagaimana cara pulang dan menghangatkan hati yang hampir membeku.

Luaskan manfaat sedekah Anda!

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening