LAZISWahdah.com, Berau — 3 tahun lumpuh membuat Pak Yusuf Kanto hanya mampu terbaring lemah di rumahnya tanpa bisa bekerja. Padahal sebelum lumpuh beliaulah yang menjadi tulang punggung keluarga. Tinggal bersama dengan empat anggota keluarga, ia bersama istri dan dua anaknya menghadapi hidup dengan serba tidak berkecukupan. Makan sehari-hari, sekolah anak, dan beberapa kebutuhan keluraga lainnya. Saat ini, anaknya yang sudah berusia 20 tahun, Taufik namanya, pemuda itulah yang saat ini dengan ikhlasnya menanggung beban hidup keluargayna. Mau tak mau ia harus melakukannya oleh karena sang ibu telah menua.

”Saya kerja sebagai tukang cuci helm dan sepatu. Penghasilan saya perbulan lima ratus ribu rupiah. Alhamdulillah, cukup tidak cukup, kalau namanya rejeki tetap harus kita syukuri,” ungkapnya dikediamannya, jalan Hj. Isa 1 gg.Vira Kelurahan Gayam Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu (26/5).

Ditemui dikediamannya, dihadapan LAZIS Wahdah, istri pak Yusuf bertutur, selama ini tak bisa membawa sang suami ke rumah sakit atau sekadar pengobatan alternatif lainnya oleh karena biaya.

”Karena biaya mahal pak makanya suami saya hanya bisa terbaring begitu,” tuturnya.

LAZIS Wahdah kemudian memberikan santunan sembako kepada keluarga beliau dengan harapan agar sedikit bantuan ini bisa meringankan keluarganya.

Ramadhan tahun ini, kita semakin peduli kepada sesama. Mari kita rajut benang-benang ukhuwah dan kita jalinkan kepada mereka yang membutuhkan dengan setiap sedekah yang kita ikhlaskan karena Allah. Donasi untuk dhuafa bisa Anda salurkan melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Semoga Allah memudahkan setiap langkah dan urusan kita semua, aamiin. []

Tinggalkan Balasan