LAZISWahdah.com, Makassar — Gempa di Sulawesi Tengah menyisakan berbagai kisah pilu dan duka bagi warganya. Guratan sedih masih terlihat jelas di wajah para korban, termasuk apa yang dialami oleh gadis kecil berusia lima tahun bernama Puspa. Anak yang berasal dari Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur, kota Palu, Sulawesi Tengah ini memilih berangkat ke Makassar dengan menggunakan pesawat Hercules bersama ratusan warga lainnya.

Ia hanya bisa duduk terdiam, sambil memandangi kawan-kawan seumurannya yang sementara bermain di tempat pengungsian di Kelurahan Antang kota Makassar. Saat dikunjungi oleh tim relawan, dia bersama beberapa anak lainnya sedang menikmati segelas susu putih yang baru saja dihidangkan oleh pihak penanggung jawab pengungsian.

“Baru sekarang mereka bisa menikmati susu, sebelumnya jangankan susu, logistik pun jarang yang masuk,” ungkap salah seorang warga pengungsi.

Usai gempa, rumahnya rata dengan tanah. Hanya menyisakan sebagian tembok dapur dan kamar mandi. Saat ditanya ia datang dengan siapa, anak kecil itu hanya berkata,”Sama ibu,” katanya.

“Kalau Ayah?” kata relawan. Puspa hanya bisa menunduk seperti mengingat-ngingat sesuatu dan tak lama kemudian dia berbisik pelan. “Ayah hilang, saya juga tidak tahu,” ucapnya.

Ia menjelaskan seluruh rumah di kampungnya mengalami rusak parah. Bekas bangunan rumah yang dirobohkan masih menumpuk di lokasi tanah milik mereka masing-masing. Kepada tim relawan ia juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian gempa, dirinya kebetulan berada di luar rumah.

“Waktu itu saya mau sholat maghrib, tapi tiba-tiba bumi seperti bergoyang Sangat kecang dan kami pun lari terbirit-birit. Kami lihat jalan-jalan sudah hancur dan terbelah,” ujarnya mengisahkan saat gempa terjadi.

Puspa, satu diantara anak-anak Sulteng yang sempat mengalami trauma akibat gempa yang mengguncang. Gangguan psikis sudah tentu ia rasakan. Oleh karenanya, mari bantu mereka lewat aksi amal yang kita lakukan. Insya Allah senyum mereka akan terbit kembali jika kita bersatu.

 

Mohon doa sahabat kemanusiaan dimanapun berada agar para relawan tetap diberi kesehatan dalam menjalankan tugas-tugasnya selama berada di lokasi terdampak gempa. Donasi gempa “Sulawesi Tengah” bisa disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (451): 499 900 900 5 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri dan Konfirmasi transfer ke 085315900900. Link donasi: http://bit.ly/donaturlaziswahdah. []

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”
#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat#laziswahdahpeduli #pedulinegeri #peduligempasulteng#gempadonggala

Tinggalkan Balasan