Di malam 10 hari terakhir ramadan, umat muslim menanti hadirnya lailatul qadar. Ini merupakan malam penuh berkah dan kemuliaan. Beribadah pada malam tersebut dianggap lebih baik ketimbang beribadah di bulan lain, sekalipun selama seribu bulan.

Begitulah cara Allah ta’ala mengistimewakan malam ini. Akan tetapi, tidak ada satupun yang mengetahui kapan waktu pasti kehadirannya. Kepastiannya dirahasiakan oleh Yang Maha Kuasa.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan bahwa lailatul qadhar datang pada sepuluh hari akhir Ramadan. Karenanya, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbanyak ibadah dan amal saleh pada malam tersebut.

Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, beliau kencangkan sarungnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah dengan meninggalkan istri-istrinya), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah.” (HR. Bukhari, no. 2024 dan Muslim, no. 1174).

Tinggalkan Balasan