Artikel ini akan membahas keutamaan dzikir subhanallahi wabihamdihi. Selain itu, juga akan dijelaskan arti dan makna dzikir tersebut.
Dalam agama Islam, dzikir atau mengingat Allah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Setiap kalimat dzikir yang diucapkan dengan tulus dan penuh penghormatan kepada Allah memiliki keutamaan dan pahala yang besar.
Salah satu dzikir yang memiliki keutamaan luar biasa adalah “Subhanallahi Wabihamdihi,” yang artinya “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.” Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menjelaskan keutamaan besar dari dzikir ini.
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya ini adalah sebuah petunjuk dan rahmat besar bagi umat Muslim. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:
“Barang siapa membaca Subhanallahi Wabihamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan.” (HR Muslim no. 4857)
Dalam hadits ini, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memberikan kabar gembira kepada umatnya tentang keistimewaan dzikir “Subhanallahi Wabihamdihi.” Meskipun dosa-dosa seseorang sebanyak buih lautan yang tak terhitung banyaknya, Allah dengan karunia-Nya yang Maha Pengampun akan menghapusnya jika seseorang melafalkan dzikir ini seratus kali dalam sehari.
Keistimewaan dzikir ini terletak pada pujian kepada Allah atas kesucian-Nya dan pujian atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada makhluk-Nya. Dengan melafalkan dzikir ini, seseorang menyatakan penghormatan dan rasa syukur kepada Allah. Dzikir ini juga memiliki makna yang mendalam, yaitu bahwa segala puji dan keagungan hanya layak ditujukan kepada Allah semata.
Mengingat betapa besarnya karunia Allah yang memberikan pengampunan atas dosa-dosa kita dengan hanya melafalkan dzikir ini, seharusnya kita merasa terpanggil untuk menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari. Meskipun dalam kehidupan kita penuh dengan kesibukan dan tantangan, meluangkan waktu untuk berdzikir adalah bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Sang Pencipta.
Oleh karena itu, mari kita coba untuk merutinkan dzikir “Subhanallahi Wabihamdihi” dalam keseharian kita. Seratus kali dalam sehari mungkin terdengar banyak, tetapi dengan niat tulus dan keihklasan, kita dapat mengamalkan dzikir ini.
Dengan demikian, kita dapat menghapus dosa-dosa kita dan mendekatkan diri kepada Allah dengan merasakan keutamaan dan berkahnya. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari hadits ini dan berusaha untuk berdzikir dengan tulus dalam setiap langkah hidup kita.
Yuk gabung di grup WhatsApp Sahabat Inspirasi