LAZIS Wahdah - Ibu Susi, Buruh Serabutan yang Hampir Terusir dari Kontrakannya

LAZISWahdah.com – Bu Susi Erawati, janda berusia 48 tahun ini, sehari-harinya bekerja serabutan seperti pembantu rumah tangga, tukang masak, dll. “Saya kalau disuruh cuci baju, mau yang penting halal, biasa juga dipanggil memasak kalau ada acara, pernah juga buat makanan kemudian dititip di warung ” ungkap ibu kelahiran Surabaya ini.

Tapi beberapa bulan ini, beliau jarang mendapatkan panggilan untuk mencuci dan memasak. Ia juga sudah kehabisan modal. Sehingga untuk kebutuhan sehari-harinya sulit ia penuhi. “Saya sering tidak makan. Kalau tidak ada makanan, biasa dikasi mie instan sama tetangga. Kalau tidak sanggup beli air galon, saya masak air sumur.” ungkap ibu yang sering puasa sunnah ini.

Kamar yang ia sewa sudah dua bulan tidak ia bayar. Ia akan diusir jika bulan ini (tanggal 20/8/2017) tidak melunasi tunggakan sewa kontrakannya. Sebelumnya ia mampu membayar sewa kamarnya karena dibantu oleh anaknya yang baru lulus SMA dengan bekerja sebagai buruh bangunan, tetapi kontrak kerja anaknya sudah berakhir. Kini, anaknya sudah tidak bekerja. Anaknya ingin mencari pekerjaan, tetapi mengalami kesulitan karena ijazahnya masih ditahan pihak sekolah lantaran masih ada biaya yang belum dilunasi.

Tergerak oleh kondisi Ibu Susi, Tim Lazis Wahdah membantu melunasi biaya kontrakan kamarnya di BTP, Makassar pada hari Senin (21/08/2017).  Selain itu juga diberikan bantuan modal usaha, agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *