Jika memulai karena Allah, jangan berhenti karena manusia.

Setiap perkara baik yang diniatkan karena Allah, maka baginya ganjaran pahala. Baik dalam ibadah, perkerjaan, atau amalan-amalan yang baik seperti bergotong-royong, bersedekah, tolong-menolong, jika disandarkan karena Allah, maka baginya pahala.

Apabila kita katakan setiap perkara itu adalah karena Allah, maka sudah pasti kita akan pastikan ia benar-benar dilaksanakan atas landasan syariat Islam.

Maka janganlah beramal karena manusia. Ingin menghadirkan rasa takjub orang lain, tersebab pekerjaan amalan kita, janganlah demikian. Sebab amalan kita akan hangus. Amalan kita akan tercerai berai, hilang tertiup badai kesombongan.

Jika beramal
Niat karena Allah saja, sudah cukup

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan