pengungsi etnis rohingya - laut aceh

wiz.or.id, Aceh, Sebanyak 120 warga etnis Rohingya yang terombang-ambing beberapa hari di tengah laut Aceh akibat mengalami kerusakan perahu, akhirnya dievakuasi ke daratan melalui Pelabuhan Asean, Kreueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (30/12) malam.

Saat ditemukan, mesin kapal yang mereka tumpangi dalam keadaan mati dan diprediksi akan tenggelam.

Kapal motor yang rusak yang mengangkut warga etnis Rohingya itu berlabuh di Pelabuhan Asean, Kreung Gekeuh pada Kamis (30/12) pukul 23.58 WIB, dengan ditarik oleh KRI Parang-647 milik TNI Angkatan Laut dari laut lepas.

28 hari lamanya, 120 pengungsi yang didominasi anak-anak dan perempuan harus berdesakan di dalam kapal demi mencari tempat aman. Mereka kelaparan, sakit hingga dikabarkan ada yang meninggal dunia.

Total sebanyak 51 perempuan, 58 anak-anak dan 11 orang laki-laki menjadi penumpang kapal ini. Saat mendarat, para pengungsi tersebut dalam kondisi lemas dan kedinginan, karena diguyur hujan.

Setelah turun dari kapal, mereka langsung mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, sebelum dievakuasi ke tempat penampungan sementara.[]


Luaskan Manfaat Sedekah Anda

1 Komentar pada “Lagi, 120 Pengungsi Rohingya Terombang-Ambing Di Tengah Laut Aceh”

Tinggalkan Balasan