Wiz.or.id, Bombana – Enam anak yatim piatu di pulau Sagori, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya bisa beristirahat dengan nyaman karena telah memiliki rumah yang layak huni.

Proses pembangunan rumah yang diupayakan berjalan selama kurang lebih empat bulan lamanya, ternyata tidak sesuai dengan target yang dicanangkan. Hal ini dikarenakan akses menuju ke tempat tersebut cukup sulit.

“Untuk membawa sejumlah material penunjang memang agak sulit. Makanya waktu pembangunan juga berjalan sedikit lambat,” kata Riski Rizal (25 tahun) selaku penanggung jawab program pembangunan, Ahad (5/6/2022).

Ia sangat bersyukur karena bisa membantu membangun rumah tersebut. Arjun (15 tahun), anak paling tua diantara lima saudaranya yang kini berprofesi sebagai nelayan sangat berterima kasih. Sebab ia sangat was-was dengan keadaan rumahnya yang dulu.

“Sudah hampir roboh. Tapi alhamdulillah rumah saya sudah bagus,” ujarnya.

Sementara itu Riski Rizal memastikan bahwa enam anak yatim piatu tersebut tidak dilepas begitu saja. Ia mengatakan akan ada pembinaan lanjutan.

“Insyaallah anak-anak yatim ini akan kita bina melalui program pembinaan Islam dan bantuan pendidikan, agar mereka menjadi orang sukses di kemudian hari. Insyaallah.” Pungkasnya. []


Luaskan Manfaat Sedekah Anda

Tinggalkan Balasan