“Menghafal itu punya tujuan mulia. Karena dengan menghafal Al-Qur’an, kita turut berikhtiar untuk menjaga firman Allah Subhanahu wa ta’ala” (Muhammad Suanda, Santri Sekolah Islam Ats Tsabat, Penerima Beras Santri)

Beras bagi anak-anak santri adalah barang berharga. Seperti harta karun yang tak ternilai harganya. Beras yang kita makan di rumah, kadang tidak habis. Bahkan sampai berjamur, penuh kutu, sudah tak layak makan, karena kita karang mengolahnya.

Padahal, sebutir beras bagi anak santri yang sedang berikhtiar menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren begitu berharga. Salah satunya dirasakan oleh santri Sekolah Islam Ats Tsabat Makassar bernama Muhammad Suanda yang kini sudah berusia 16 tahun.

Santri asal Kolaka ini berharap hafalannya yang baru dua Juz bisa bertambah terus. Sejak kelas 5 SD, ayahnya meninggalkan ibunya dan ibunya berstatus cerai hidup dengan suaminya sehingga Ibunya yang berjuang sendiri menafkahi kedua anaknya sampai saat ini.

Tetap semangat ya nak, semoga perjuanganmu kelak menemui kebahagiaan, biiznillah

#SahabatInspirasi, doakan mereka semua agar dimudahkan dalam menyelesaikan hafalan 30 juz. Temani perjuangan mereka dengan kepedulianmu melalui Sedekah Terbaik.

▶️ Rekening Donasi :⁣⁣⁣⁣
Bank Syariah Indonesia (BSI) 497 900 9009
Bank Muamalat 801 004 8367⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
An. Wahdah Inspirasi Zakat⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
▶️ Tlp/WA Center Wahdah Inspirasi Zakat : 082315900900⁣⁣⁣⁣

(Untuk amanah pencatatan harap menambahkan 240 setiap transferan)⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣


Luaskan Manfaat Sedekah Anda

Tinggalkan Balasan