NIKMAT KARENA SYUKUR⁣

Pagi itu tidak untuk dinikmati. Tapi untuk disyukuri. Sebab syukur pasti berbuah nikmat, namun menikmati belum tentu bersyukur⁣

Di balik senyum manis dan canda tawa terselip berjuta rasa luka kecewa yang sungkan untuk kita ungkapkan kepada orang, dengan satu alasan bahwa kita mampu bertahan. Entah pertahanan seperti apapun akan kita upayakan untuk mencapai puncak kemenangan⁣

Meski pu kita tahu, pada kenyataannya, kita hanyalah manusia yang terdiri dari pori-pori masalah. Iya, kita tak pernah lepas dari masalah. Ujian dan cobaan silih bergantian memasung harapn dan cita-cita kita. Ada yang cepat melepaskan pasungannya, namun ada pula yang hingga akhir hayat—bahkan tak mampu⁣

Mungkin, karena rasa syukur atas nikmat yang kurang. Sehingga, hidup tak bisa dinikmati. Hartanya lumayan, namun syukurnya kurang, akhirnya ia kecewa. Hidupnya tak berkah, serba berkekurangan, serba mengeluhkan ⁣

Coba kita ingat sejenak…⁣

Betapa besar nikmat yang sudah kita rasakan dan pastilah tidak ada kesanggupan bagi kita untuk melakukan perhitungan akan nikmat yang sudah diberikan. Yang patut kita lakukan sekarang adalah menjalankan perintah-Nya sebagai wujud syukur kita atas kasih sayang-Nya yang luar biasa nan sempurna⁣
……………⁣
“Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (QS. Al Baqarah: 152)⁣

@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com⁣⁣

Tinggalkan Balasan