LAZISWahdah.com, Makassar — Sudah sebulan lamanya Yulius Soares Guterres (11) mengidap penyakit Tuberculosis (TBC). Sempat Dirawat di Puskesmas Moncongloe Kabupaten Maros selama beberapa hari, akhirnya pasien dipindahkan ke Rumah Sakit Paru kota Makassar setelah beberapa peralatan pendukung kurang memadai.

Yulius atau dengan nama Islam, Aiman mengikrarkan dua kalimat syahadat pada tahun 2016. Bocah asal Kupang ini hijrah ke kota Makassar bersama bibinya yang juga telah masuk Islam. Sementara kedua orangtuanya masih beragama non muslim.

”Orangtua Aiman ini masih di Kupang. Alhamdulillah perihal keislaman Aiman telah disetujui,” ucap Fatimah, bibi Aiman, saat ditemui relawan di Rumah Sakit Paru kota Makassar Jalan A. P. Pettarani No. 43, Masale, Makassar, Selasa (10/7).

Aiman merupakan salah seorang santri dari Yayasan Panti Rabbani Maros yang beralamat tepat di belakang Kampus Putri Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar.

”Untuk biaya, keponakan saya ini masih dibantu oleh pihak Yayasan meski tak seberapa. Apalagi kami pendatang dan tidak punya BPJS. Alhamdulillah LAZIS Wahdah masih bisa membantu kami,” ujarnya.

Donasi untuk program kesehatan LAZIS Wahdah bisa Anda salurkan melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat…,” (HR Muslim No. 2699). Semoga Allah memurnikan niat-niat kita demi membantu sesama, aamiin. []

Tinggalkan Balasan