SEHELAI DAUN MAPLE⁣

Aku adalah sehelai daun maple di belantara merah Kanada⁣
Yang pernah menghias jalan-jalan⁣
Memberikan warna dan nafas pada musim⁣
Gugur memberikan cerita⁣
Diterpa angin dan melayang melukis senja⁣

Aku merogoh saku jaketku⁣
Syalku melayan-layan ditiup aroma khas daun maple⁣
Pandanganku kulentingkan pada lapis-lapis langit⁣
Ada disana, kamu dan Tuhan kita bersama⁣

Hidup hanyalah pergantian fase⁣
Berbahagialah mereka yang menderita di awal kehidupan⁣
Lalu menikmati manis di ujung cerita⁣
Seperti maple yang rela kehilangan semua dedaunnya di musim gugur⁣
Lalu kembali indah di musim semi⁣

Pada masa pergantian itu, ⁣
Ada hikmah yang sengaja diberitahukan kepadamu⁣
Bahwa saat kita jatuh⁣
Perkaranya bukan hanya cerita sakit, atau patah yang menghinakan⁣
Namun belajarlah dari selembar daun maple⁣
Meski gugur, ia tetap indah untuk keindahan yang disalur⁣

Jangan pernah katakan hidup itu susah⁣
Jangan pernah mengutuk apa yang telah tertakdir oleh Allah⁣
Bagaimana pun kondisi kita hari ini⁣
Tetaplah bersahaja, syukur dan sabar jadi penentu imani⁣

“Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya maka sembahlah Dia dan bersabarlah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?’’ (QS Maryam [19]: 65).⁣

@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com⁣⁣

Tinggalkan Balasan