Sejatinya setiap manusia menyadari bahwa hidupnya di dunia akan bertemu titik akhir berupa kematian. Saat kematian itulah, segala kehidupannya akan berakhir di dunia. Namun ia tak boleh lupa, setelah ini perjalanannya akan semakin panjang.

Oleh karena itu, Islam memberikan penjelasan bahwa kehidupan di dunia ini laksana pertanian menuju akhirat. Siapa yang menanam kebaikan, maka ia akan menikmati hal-hal yang baik pula, demikian pula sebaliknya.

Namun ternyata realita memperlihatkan bahwa manusia tetap asik dengan dunia, terbuai dan terlena dengan segala gemerlapnya. Hari-harinya disibukkan oleh uang dan uang. Kerja dan kerja, seakan hidup yang Allah berikan kepadanya hanya untuk uang, lupa kalau dirinya akan mati.

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al-Ankabut : 64).

Official Website: www.wiz.or.id

Yuk gabung di grup WhatsApp Sahabat Inspirasi