Seminar Parenting Nasional Orang Tuaku Idolaku

 

Wiz.or.id, Makassar – Ustadz Bendri Jaisyurrahman menjadi pemateri di kegiatan Webinar Parenting Nasional yang diselenggarakan oleh Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) pada hari Ahad (27/9/2020) kemarin.

 

Membawakan materi dengan tema “Orang tuaku Idolaku”, praktisi Islamic Parenting ini mengajak 600 peserta webinar untuk belajar menjadi orang tua teladan. “Orang tua teladan itu adalah mereka yang mau sibuk mengurus anak dimasa-masa tumbuh kembangnya,” katanya.

 

Tujuan webinar parenting tersebut adalah bagaimana para orang tua bisa memiliki investasi dunia akhirat, setidaknya dalam pola pengasuhan tidak hanya terbebani kepada ibu, diharapkan peran seorang ayah. Karena menurutnya, jika ingin menciptakan anak cerdas peran seorang ayah sangat dominan.

 

“Kadang kita salah kaprah. Menitikberatkan persoalan didik mendidik hanya kepada ibu dan melupakan sosok ayah. Belajarlah kepada Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dan Nabi Ya’qub ‘Alaihissalam,” terangnya. Dalam mendidik anak, Nabi Ibrahim dan Ya’qub selalu mencontohkan akhlak yang baik.

 

Salah satu sifat terlarang dalam mendidik anak kata ustadz Bendri, adalah marah. “Ayah dan Bunda jika marah, anak akan takut. Jika sudah takut, maka hilanglah empati dari anak. Mereka sudah tidak punya care dengan orang tuanya, karena kasih sayangnya sudah dinodai oleh sifat marah itu,” ucapnya.

 

Ia melanjutkan, pola asuh anak sangat ditentukan keharmonisan dalam berumah tangga. Menurutnya, sudah banyak permasalahan orang tua mengenai anak yang nakal dan lain sebagainya, ternyata dalam komunikasi dengan kedua orang tua dalam rumah tangga bermasalah sehingga berpengaruh kepada tumbuh kembang anak.

 

Ustad yang memiliki kantor konsultasi seputar parenting di Jakarta ini mencontohkan kisah para nabi, utamanya Nabi Ibrahim dan Ya’qub. “Bagi para orang tua terutama ayah jika yang ingin mendidik anak belajarlah dari nabi Ibrahim, para Ibu jika ingin mendidik belajar kepada Siti Mariyam, perempuan suci yang melahirkan Nabi Isa,”ujarnya. []

Tinggalkan Balasan