Yayasan Hadji Kalla Gandeng Laznas WIZ Gelar Webinar Pelatihan Manajemen Masjid di Era New Normal
Wiz.or.id, Makassar – Yayasan Hadji Kalla bersama Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas WIZ) kembali bersinergi menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Masjid di Era New Normal.
Webinar yang dilaksanakan pada hari Sabtu (26/9/2020) tersebut menghadrkan tiga orang pemateri yakni Muh. Arief Rosyid, salah seorang dokter gigi dan juga Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia, ustadz Ronny Mahmuddin, Ketua Komisi Ibadah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah dan ustadz Syamsuddin, ketua Tim Ahli Kesehatan Wahdah Islamiyah dan merupakan dokter spesialis penyakit dalam.
Pelatihan Manajemen Masjid ini diselenggarakan untuk peserta di Sulawesi Selatan, Jawa Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan dan Papua. Webinar berlangsung dalam tiga kali sesi, yang dirinci dalam tiga materi meliputi “Membangun Generasi Masjid yang Produktif dan Berkelanjutan”, “Memakmurkan Masjid di Tengah Pndemi”, dan “Tips Mengelola Masjid dan Nyaman dan Sehat”.
Dalam kesempatan pertama, ustadz Syamsuddin mengungkapkan jika memakmurkan masjid pada asalnya adalah wajib bagi kaum laki-laki dan itu juga merupakan perintah Allah yang telah tertuang dalam surah At Taubah ayat 18. Namun, di masa-masa pandemi seperti sekarang, memakmurkan masjid juga perlu dituntut untuk selalu menjaga protokol kesehatan.
“Jadi tidak asal datang ke masjid lalu mengabaikan protokol kesehatan, tidak seperti itu yah. Ini juga sebagai ikhtiar kita bersama,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, ustadz Ronny juga menyampaikan, agar ketenangan jamaah bisa terjamin, seharusnya di setiap masjid harus melakukan upaya terbaiknya dalam menangani permasalahan ini. “Kalau bisa masjid betul-betul steril, minimal mewajibkan kepada jamaah untuk memakai masker,” katanya.
Diakhir sesi, pemateri ketiga Muh. Arief Rosyid menyampaikan bahwa ada baiknya panitia masjid selalu mengedepankan prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat. Perangkat dan aturannya harus jelas. Bagaimana menjaga kondisi agar tetap kondusif selama pandemi. “Jadi kita harus tegas, berikan fasilitas terbaik kepada jamaah kita dan intinya terima masukan dari semua pihak,” tuturnya.
Dalam kondisi pandemi COVID-19, menurut Arief masjid sebaiknya menjadi percontohan rumah ibadah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan teknis panduan ibadah di era New Normal. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *