UPDATE KONDISI PASCA BANJIR JENEPONTO
Rumah-rumah tertimbun longsoran. Sisa-sisa pohon yang tumbang, ikut terseret menjadi satu dengan tanah yang kini berubah menjadi lumpur basah dan kering
Banjir yang terjadi pada hari Jumat (12/6/2020) kemarin ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan kedua lokasi ini beberapa hari terakhir, hingga mengakibatkan sungai-sungai menjadi meluap
Akibat terjangan banjir, sejumlah aliran air nyaris naik ke jembatan di beberapa lokasi. Seperti yang terjadi di Jembatan Bissampole, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Air naik sampai setinggi lima meter
Di Jeneponto, di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, dilaporkan banjir. Sehingga jalan poros di desa tersebut tak dapat dilalui. Bahkan, puluhan rumah warga di desa tersebut, terendam banjir
Sementara Di Bantaeng, dilansir dari sejumlah pemberitaan bahwa sejumlah ruas jalan mulai dipenuhi air, terlebih di daerah yang terbilang berada di dataran rendah. Kabarnya bendungan air cekdam Balang Sikuyu kini sudah full
Alhamdulillah, sejak malam tadi, tim Laznas Wahdah Inspirasi Zakat berikhtiar maksimal untuk membantu para korban
Sahabat Inspirasi, mari sisipkan doa kita untuk saudara-saudara terdampak banjir bandang, semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan kekuatan untuk mereka. Aamiin.
Ayo #SahabatInspirasi bersama kita bantu warga terdampak banjir Jeneponto dan Bantaeng, Sulawesi Selatamn
Bank Syariah Mandiri 499 900 9005
Bank Muamalat 801 004 8367
BNI Syariah 500 123 5005
An. Wahdah Inspirasi Zakat
(Untuk amanah pencatatan harap menambahkan 370 setiap transferan)




