PELAJARAN HIDUP DARI PAK AGUS, TETAP BEKERJA DI TENGAH KETERBATASAN
Hati siapapun pasti hancur, jika orang memandang rendah karena kekurangan fisik. Tapi tidak semua orang bisa membuktikan bahwa di tengah segala keterbatasan ia TETAP MAMPU BERJUANG. Baginya menjaga HARGA DIRI itu jauh lebih baik daripada MEMINTA-MINTA.
Tidak semua orang setegar dan setangguh Pak Agus, apalagi diusianya yang sudah menginjak 57 tahun. Tidak banyak yang tahu, jika beliau ini hidup sendiri tanpa keluarga. Untuk sementara ini, ia menumpang tinggal di salah satu rumah orang baik di daerah Murjani, Berau.
Sepanjang usianya, ia kerap dipandang sebelah mata oleh orang-orang karena ketidaksempurnaannya. Ia sakit, dan tak sembuh-sembuh. Ia dianggap tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan sudah beberapa kali menawarkan diri untuk bekerja, tak satupun yang tertarik dengannya
“Orang bilang saya sudah tua, sakit-sakitan, dan tidak bisa dimanfaatkan tenaganya,” katanya.
Tapi ia membalikkan anggapan remeh tersebut dengan memajukan usaha yang sementara ia garap lewat bantuan usaha mikro dari @wahdahinspirasizakat. Ia menjajakan dagangannya berupa ikan segar ke rumah-rumah warga.
Masya Allah, salah satu sosok teladan kita di pekan ini. Meski sakit dan banyak yang menolak tenaganya, ia tetap berusaha agar tidak meminta-minta. Ia bahkan mau bersusah payah menjajakan dagangannya, meski ia tahu, tidak ada jaminan dengan usahanya itu ia akan lebih baik
Kagum kan, Sahabat, pada keteguhan hati bapak Agus?
Sahabat Inspirasi, sekarang saatnya kita berpartisipasi membantu pelaku UMKM di Indonesia terus berkarya. Dengan zakat dan sedekah kita kembali berdayakan UMKM yang terdampak Covid-19.
▶️ Rekening Donasi
Bank Syariah Mandiri 497 900 9009
Bank Muamalat 801 004 8367
BNI Syariah 500 123 5005
BRI Syariah 100 660 4222
An. Wahdah Inspirasi Zakat
▶️ Donasi Online klik :
https://sedekahplus.com/campaign/135/bantuan-modal-usaha-umkm
▶️ Tlp/WA Center Wahdah Inspirasi Zakat : 085315900900
(Untuk amanah pencatatan harap menambahkan 320 setiap transferan)