TERUSIR KARENA MUALLAF, DIASUH OLEH GURU SEKOLAH, ANDAR INGIN JADI HAFIZH QUR’AN
Wiz.or.id, Wajo — Namanya Andar, muallaf mantan penganut keyakinan “Tolotan” di Wajo ini ditelantarkan oleh keluarganya sendiri. Ia terusir dari rumah, gara-gara masalah klasik. Seperti para muallaf lainnya, anggota keluarga yang lain merasa tak senang dengan keputusan Andar.
Bersyukur, di saat ia tidak lagi punya keluarga, masih ada orang yang berbaik hati menampungnya. Ia diangkat menjadi anak oleh salah seorang gurunya semasa di SMK dulu. Ia lalu dimasukkan ke pondok pesantren untuk dibina menjadi hafizh Qur’an.
Meski dapat tekanan hingga terpaksa hidup tanpa dukungan keluarga, Andar tetap bersikukuh untuk meneruskan apa yang ia yakini. Awal mula ia tertarik dengan Islam karena seringnya ia mendengar surah Al Fatihah. “Iya saya senang sekali dengan surah ini,” katanya, saat ditanya oleh beberapa relawan WIZ yang menemuinya, Sabtu (14/11/2020).
Melalui program Berkah Hidayah, WIZ Wajo memberikan santunan pembinaan kepadanya. “Semoga ini bisa bermanfaat dan Andar bisa bertambah semangat menghafal Al-Qur’an,” kata Ketua WIZ Wajo, Muhammad Idrus.
Andar bersyukur, karena dengan adanya biaya mondok ini, ia bisa lebih fokus belajar.
Andar bersyukur dan bertekad akan membalas budi baik ayah angkatnya. Ia pun berharap dan tetap mendapatkan kebaikan bagi keluarganya. “Saya juga doakan semoga keluarga saya bisa mendapatkan hidayah, meskipun setelah apa yang telah diperbuat kepada saya,” ungkapnya. []