RELA TERPISAH DARI ORANGTUA, DEMI BISA HAFAL AL-QUR’AN
“Awalnya tidak diizinkan sama ibu. alasannya, karena tempat belajarnya jauh dari kampung. Tapi setelah dialog, tukar pikiran, ibu pun merestui” (Adit – Santri ma’had Al-mubarok Parigi)
—
Seperti itulah perjuangan Adit ingin belajar menghafal Al-Qur’an. Anak pegunungan dusun Tompeng, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi moutong.
Karena lokasi Ma’had Al-mubarok Parigi letaknya sangat jauh dari kampung tempat tinggal Adit, sehingga orang tuanya tak mengizinkannya.
Berbekal hafalan beberapa surah, Adit berhasil membujuk dan meyakinkan kedua orang tuanya. Saat ini Adit dalam proses muraja’ah dan perbaikan bacaan Juz 30.
Mari bersama kita doakan dan dukung adit beserta santri lainnya untuk meraih cita-cita dan menyelesaikan hafalan 30 Juz.
Program Sedekah Beras Santri, adalah bentuk dukungan kita dalam perjuangan mereka menghafalkan Al-Qur’an, semoga menjadi wasilah pahalah yang tiada terputus untuk kita semua. Aamiin ya robbal alamin.