Wiz.or.id, Nusa Tenggara Timur — Lembaga Amil Zakat Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) melaporkan sejumlah kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil pendataan relawan di lapangan menunjukkan fasilitas ibadah hingga sarana pendidikan Al-Qur’an mengalami kerusakan struktur yang cukup parah.
Di Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, pengerjaan masjid darurat untuk jemaah Masjid Al-Ikhlas Aloripit telah memasuki hari ketiga pada Jumat (4/9/2026). Bangunan utama masjid retak pascagempa sehingga tidak lagi aman digunakan untuk salat berjemaah maupun salat Jumat.
Perwakilan Relawan WIZ, Ahmad bin Suardi, menjelaskan bahwa meski pengerjaan rangka dan atap baja ringan terus dikebut, fasilitas darurat tersebut masih membutuhkan material penunjang agar dapat digunakan secara layak.
“Saat ini yang sangat mendesak dan dibutuhkan warga adalah bahan penutup dinding serta karpet sebagai alas sujud. Kami terus berupaya agar fasilitas darurat ini segera rampung sehingga jemaah bisa beribadah dengan aman,” ujar Ahmad bin Suardi di Nagekeo, Jumat (4/9/2026).
Kondisi serupa terjadi pada sarana pendidikan anak-anak di TPQ Al-Fajri, Jalan Ir. H. Djuanda, Ameaba. Dinding dan struktur bangunan TPQ retak signifikan akibat guncangan gempa, sehingga membutuhkan bantuan pemulihan fisik serta operasional pengajaran.
Ahmad menegaskan, dukungan logistik dan operasional sangat diperlukan agar aktivitas pengajian para santri tidak terhenti.
“Gedung TPQ Al-Fajri mengalami keretakan yang cukup mengkhawatirkan. Kebutuhan mendesak saat ini adalah dukungan operasional dan perbaikan sarana belajar agar anak-anak penyintas gempa dapat terus mengaji dengan aman dan tenang,” tegasnya.
Atas kondisi tersebut, WIZ mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para dermawan untuk menyalurkan kepedulian guna memenuhi kebutuhan mendesak para korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
Luaskan manfaat sedekah Anda!