Aqilla dan Sepotong Asa di Desa Nambaru, Saat Kasih Sayang Melampaui Garis Keturunan

Wiz.or.id, Parigi Moutong — Namanya Aqilla Ramadhani. Usianya baru sembilan tahun, namun pundak kecilnya telah memikul rindu yang tak bertepi. Tiga tahun silam, takdir menjemput kedua orang tuanya, meninggalkan Aqilla dalam sunyinya status yatim piatu. Di sebuah sudut sederhana di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, bocah kelas IV SD ini kini merajut mimpi di bawah asuhan Pak Sukar, ayah angkat yang dengan tulus membukakan pintu rumah dan hatinya.

Kehidupan Pak Sukar sendiri bukanlah tanpa ujian. Sebagai pekerja serabutan, penghasilannya seringkali tak menentu—terombang-ambing di antara ada dan tiada. Namun, kasih sayangnya kepada Aqilla tak pernah surut. Meski seringkali harus mengandalkan uluran tangan tetangga untuk sekadar mengisi periuk nasi, Pak Sukar tetap bertekad memastikan Aqilla tidak kehilangan senyumnya.

Melihat perjuangan sunyi ini, LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Cabang Parigi hadir membasuh dahaga mereka. Berawal dari laporan seorang donatur yang peduli, tim WIZ segera menyusuri jalanan desa menuju kediaman Aqilla, Selasa (3/2/2026). Kedatangan mereka bukan sekadar mengantar paket sembako dan santunan tunai, melainkan membawa pesan bahwa Aqilla tidak sendirian.

“Ini adalah titipan kasih sayang dari para donatur. Kami hanya jembatan, perantara yang memastikan bahwa amanah untuk memuliakan anak yatim sampai ke pelukannya,” ujar Jaya Kusuma Wardana, Koordinator Program WIZ Parigi, dengan nada penuh empati.

Semburat syukur tampak jelas di wajah Pak Sukar saat menerima bantuan tersebut. Di matanya, bantuan ini adalah jawaban atas doa-doa yang ia langitkan setiap malam demi masa depan Aqilla. Ia tak henti mendoakan keberkahan bagi para dermawan yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk meringankan beban mereka.

Bagi WIZ Parigi, menyantuni Aqilla bukan sekadar menjalankan program rutin, melainkan panggilan iman untuk menjaga martabat anak-anak yatim. Melalui kepedulian bersama, kita sedang memastikan bahwa tunas-tunas bangsa seperti Aqilla tetap memiliki harapan, meski badai kehidupan sempat mematahkan ranting-ranting pelindungnya. Karena sejatinya, kebahagiaan kita ada pada senyum yang terpancar dari wajah mereka yang kita bantu.

Luaskan manfaat sedekah Anda!

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening