Wiz.or.id, Tolitoli — Muhammad, seorang remaja berusia 14 tahun dari Tolitoli, patut untuk kita jadikan inspirasi kali ini. Sebagai penerima manfaat dari Program Sedekah Beras Santri Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), Muhammad bercita-cita menjadi seorang Hafizh Qur’an, dengan harapan membanggakan kedua orang tuanya di dunia dan di akhirat.
Muhammad, yang berasal dari keluarga buruh harian, menghadapi tantangan ekonomi sejak kecil. Meskipun demikian, tekadnya untuk mengejar cita-citanya tidak pernah luntur. Di usia yang masih muda, Muhammad telah menghafal 12 Juz Al-Qur’an, dengan cita-cita untuk meningkatkan derajat kedua orang tuanya di sisi Allah.
“Sejak kecil, saya terinspirasi oleh keluarga saya yang hafidz Al-Qur’an. Saya ingin menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain dan meningkatkan derajat orang tua saya di akhirat,” ujar Muhammad.
Kisah perjalanan Muhammad dalam menghafal Al-Qur’an dimulai sejak usia dini. Sejak duduk di bangku kelas 2 SD, Muhammad telah menunjukkan minat yang besar dalam mempelajari kitab suci tersebut. Dan pada saat lulus SD, dia telah berhasil menghafal 3 Juz Al-Qur’an.
“Dengan dukungan dari keluarga dan semangat untuk memperdalam ilmu agama, saya berharap dapat terus menghafal Al-Qur’an hingga mencapai cita-cita saya,” tambahnya.
Muhammad juga mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren agar dapat memperdalam pengetahuan agamanya.
Semangat Muhammad dalam mengejar cita-citanya memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk menghargai nilai-nilai agama dan dedikasi kepada orang tua. Program WIZ pun telah memberikan kesempatan bagi Muhammad untuk mengejar mimpinya dengan memberikan dukungan dalam bentuk bantuan beras.
Dengan harapan dapat menjadi panutan bagi generasi muda lainnya, Muhammad terus melangkah dengan tekad yang kuat menuju masa depan yang lebih cerah.
Baca juga: Harga Melonjak, WIZ Canangkan Program Sedekah Beras, Target 1000 Paket