wiz.or.id – Padang, Sumatera Barat – Bencana Galodo Lahar Dingin yang melanda Sumatera Barat meninggalkan trauma mendalam bagi para korban, terutama anak-anak. Untuk membantu mereka pulih dari trauma, Ustadzah Nanda Afriani, seorang relawan dan daiyah dari Wahdah Islamiyah, bersama Nata dari MDMC Muhammadiyah, dan berbagai elemen mahasiswa menggelar program trauma healing.
Kegiatan ini melibatkan 12 mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, 20 mahasiswi Psikologi Universitas Negeri Padang (UNP), dan 14 mahasiswi dari Prima Nusantara.
Program trauma healing ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat dan motivasi anak-anak yang terdampak bencana agar dapat menggapai cita-citanya di masa depan.
“Kami ingin memberikan dukungan emosional dan psikologis agar mereka bisa kembali bersemangat dalam mengejar impian mereka,” ujar Ustadzah Nanda Afriani.
Kegiatan trauma healing ini melibatkan berbagai aktivitas, seperti permainan edukatif, sesi bercerita, dan konseling kelompok yang dirancang untuk membantu anak-anak mengatasi rasa takut dan cemas yang ditimbulkan oleh bencana. Selain itu, tim relawan juga memberikan motivasi dan inspirasi melalui cerita-cerita sukses dan berbagai aktivitas kreatif.
Upaya ini merupakan bagian dari pemulihan kondisi masyarakat pasca-bencana dan memberikan harapan baru bagi anak-anak yang terdampak. Diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali mental serta semangat anak-anak di Sumatera Barat.[]
Luaskan manfaat sedekah Anda!