Maksiat tidak hanya menyebabkan pelakunya mendapatkan dosa. Namun, dia juga akan merasakan gelisah di dalam hatinya. Tak tenang hidupnya, selalu dihantui perasaan bersalah, dan keberkahan hidupnya akan dicabut daripadanya
Ibnul Qoyyim Rahimahullah mengatakan kegelisahan itu penyebabnya adalah maksiat. Jika hati sedang tidak tenang, maka cobalah sesekali ucapkan istigfar. Mohon ampun kepada Allah. Barangkali, ada perbuatan dosa kita yang belum terampuni. Bahwa ada nista yang telah kita jejak, namun kita seolah-olah tutup telinga dan mata untuk hal itu
Gelisah itu, mungkin sebabnya karena dosa kita. Maka jika ingin mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, hendaknya setiap jiwa memperbaiki amalannya, jauhi maksiat, dan cari ridha-Nya semata., wallahu a’lam