wiz.or.id, Makassar – Muhammad Faizul, seorang pemuda berusia 20 tahun dari Kepulauan Riau, memiliki impian besar untuk menjadi seorang dai yang berdedikasi.
Mahasantri dari program Sekolah Dai Wahdah Islamiyah ini telah menghafal 6 juz Al-Qur’an, dengan motivasi kuat untuk memberikan syafaat kepada keluarganya kelak.
Dari ayahnya yang bekerja sebagai tukang dan ibunya yang berjualan lokan, Faizul belajar arti kerja keras dan kesabaran. Cita-citanya menjadi dai bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk memberikan manfaat kepada umat.
Faizul bersama teman-temannya mengikuti program tadrib Ad-Du’at, sebuah pelatihan yang mengasah ilmu dan keterampilan dakwah.
Dalam perjalanan ini, Faizul mengalami sebuah kisah inspiratif yang tak akan terlupakan. Berawal dari wasilah ruqyah yang dilakukan pada salah satu orang tua santri, Faizul dan teman-temannya tergerak untuk membentuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
Alhamdulillah, melalui wasilah ruqyah tersebut, mereka berhasil membentuk halaqah dirosa untuk ibu-ibu dari para santri, dan kemudian juga bagi para bapak. Dari langkah kecil ini, Faizul dan teman-temannya terus menebarkan cahaya ilmu, membimbing umat menuju kebaikan.
Luaskan manfaat sedekah Anda!