DIPUJI TIDAK TERBANG, DICELA TIDAK TUMBANG⁣

Salah satu sifat yang patut dipuji adalah dipuji tak besar kepala, dicela tak kecil hati. Juga tidak terlalu gembira terhadap apa yang didapat demikian pula sebaliknya, tidak terlalu bersedih terhadap kehilangan sesuatu⁣

Ringkasnya, dipuji tidak terbang, kalau pun dicela, dihina dan diejek juga tidak tumbang. Ini hanya rumus sederhana agar hidup bisa dinikmati, pikiran makin jernih, dan tidak selalu tertekan oleh siapapun juga⁣

Karena begitulah kehidupan.. engkau akan di cela dan dipuji.⁣
Tapi ketahuilah kawan, bahwa engkau mesti bijak menyikapinya, ketikan engkau di cela, jangan bersedih dan berkecil hati, karena celaan manusia itu hanya sebatas di mulutnya saja. Dan begitu juga, ketika engkau di puji, maka ketahuilah bahwa kita hidup di dunia bukan untuk mengharapkan pujian manusia⁣

Yang hakiki pujian itu hanya mutlak miliki Allah, sebab hanya Dia-lah sang pemilik segala hal. Sementara manusia, hanay bermodal pakai saja, tidak lebih. Pun saat dicela, tak perlu tesah, sebab celaan itu hanya bersifat sementara, sakitnya hanya dirasakan jika terlalu difikirkan, bikin selow saja⁣

Dan nasihat untuk kita semua, bahwa kita hanyalah manusia biasa. Mempunyai kekurangan dan kelebihan. Maka kita jangan terlalu memuji seseorang, dan juga jangan terlalu mencelanya. Hargailah seseorang dan perhatikan ucapanmu ketika ingin mencelanya dan ingatlah bahwa kau juga memiliki banyak kekurangan⁣
………………⁣
“Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS At Tagabun: 1)⁣

@wahdahinspirasizakat | www.wiz.or.id | www.sedekahplus.com⁣⁣

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *