Faidah Hadits :

1. Kalimat doa “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku lakukan”, maksudnya adalah berlindung dari kejelekan yang mengakibatkan hukuman di dunia, atau hukuman di akhirat, atau segala bentuk amal yang diharapkan pemaafan. Maka permintaan perlindungan di sini mencakup berlindung dari segala kejelekan dan segala dosa yang lalu.
2. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan seperti ini padahal beliau itu maksum, dosanya yang lalu dan akan datang telah diampuni. Hal ini menunjukkan beliau itu sangat takut kepada Allah, sangat mengagungkan Allah, dan butuh kepada-Nya.
3. Kalimat doa “dan kejelekan yang belum aku lakukan”, maksudnya adalah meminta perlindungan agar dijaga dari dosa pada waktu akan datang.
4. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan agar kita terus merasa kurang dalam menunaikan hak kepada Allah Ta’aladan tidak boleh merasa ujub.
5. Seorang hamba tidak boleh tertipu dengan amalnya sendiri.
6. Tidak boleh merasa aman dari makar Allah, yang merasa aman itulah orang-orang yang merugi.
7. Bentuk perlindungan di sini menunjukkan bahwa musibah itu disebabkan oleh apa yang dikerjakan manusia.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura: 30)

Sumber: Rumaysho