Dai adalah pelaku kegiatan dakwah Al-Qur’an. Merekalah yang selama ini terus menggemakan ajakan, seruan, panggilan, undangan, tawaran, anjuran untuk hidup bersama Al-Qur’an.
Ahmad Kadafi yang merupakan dai STIBA yang diutus ke Kota Palu dan juga beberapa dai lainnya, aktivitas harian mereka digunakan untuk mengajar ngaji anak- anak dan berdakwah keliling kampung. Disamping kesibukan sebagai Da’i kesibukan lain mereka juga merintis usaha kecil-kecilan.
.
Situasi pandemi yang kian membaik membuat perekonomian pelan-pelan mulai stabil kembali. Aktivitas dai pun kembali normal seperti sebelumnya yaitu mengajar anak-anak ngaji di TPA dan pembinaan baca quran untuk orang dewasa di beberapa tempat baik di masjid ataupun Musala.
Para guru ngaji ini sangat dirindukan oleh para santrinya. Meski dengan gaji yang didapatkan tak cukup lebih untuk digunakan sehari-hari. Mereka bukannya tak mau meminta tolong, namun begitulah para juru dakwah. Mereka menyadari, bahwa berkeluh kesah pada manusia meski hanya akan menyisakan putus asa dan rasa kecewa.
.
Maka dari itu, Laznas Wahdah Inspirasi Zakat Sulawesi Tengah hadir untuk mengapresiasi para dai dan guru ngaji ini melalui program tebar bingkisan lebaran dai semoga di bulan ramadhan ini kita semua mendapat keberkahan didalamnya, aamiin. []
Luaskan Manfaat Sedekah Anda