Candu abad modern itu bernama sosial media. Ia masif, begitu lihai memasuki alam bawah sadar. Merampas kedekatan kita dengan keluarga. Membuat kita terlena, mengutamakan yang tidak utama, dan tidak mengutamakan yang sudah jelas paling utama.

Sosial media menyediakan mimbar dan panggung beraneka warna. Mereka yang gersang di dunia nyata, bisa eksis di jagad maya. Menjadi apa saja semaunya. Menjadi sosok yang benar-benar beda.

Bagi sebagian orang, panggung sosial media membuat hidupnya semakin terangkat. Ajang beradu gengsi dan kekayaan. Adu kecerdasan, adu jotos bahkan.

Sebagiannya lagi, menjadikan sosial media benar-benar menjadi tempat pelarian. Menjadi dunia lain yang menjanjikan kebahagiaan. Hingga berpisah darinya membuat dia seakan kehilangan salah satu anggota badan.

Jika ada yang di dunia maya sukses menggembirakan begitu banyak teman, tapi keluarga di dekatnya justru merasa kehilangan dan kesepian, segera bangunkan. Sebelum terlambat, gadget merampas kedekatan kita bersama keluarga

Tinggalkan Balasan