Ibu! Engkau adalah pintu surgaku

Engkau yang paling pantas mendapat perlakuan paling baik dariku “Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR Al Bukhari dalam Adabul Murad, sanadnya hasan)

“Kasih sayang seorang ibu sepanjang masa, kasih sayang anak sepanjang galah” Dalam pribahasa tersebut disebutkan “kasih sayang anak sepanjang galah” yang mana berarti kasih sayang seorang anak memiliki batasan, akan tetapi mengapa di era sekarang banyak sekali anak yang sering membentak ibu mereka, menjadikan ibu mereka seperti pembantu, dan bahkan tidak segan-segan mereka memukul ibu mereka.

Apa mereka tidak memiliki rasa kasih sayang terhadap ibu mereka yang telah mengandung mereka selama kurang lebih sembilan bulan, dengan taruhan nyawa ibu mereka berjuang untuk melahirkan mereka disertai dengan tetesan air mata kebahagian?

Mungkin ada banyak anak yang sangat menyayangi ibu mereka, akan tetapi kasih sayang yang mereka persembahkan, bahkan belum bisa untuk membalas kasih sayang yang diberikan oleh ibu mereka.

Bahkan anak yang menyayangi ibunya saja tidak dapat membalasnya, sedangkan anak yang memaki ibunya bahkan sampai memukul ibunya apa mereka tidak pernah berfikir tentang kasih sayang ibu mereka? Apa mereka tidak sadar bahwa surga ada ditalapak kaki seorang ibu?

Lihatlah kulit mereka yang saat ini sudah tak sebening dahulu. Lihatlah bagaimana gurat wajahnya yang telah mengeriput saat usianya semakin menyenja. Tak ada harapan paling indah yang ibu inginkan atas anak-anaknya, selain ingin membahagiakan mereka, dan hidup melapang di permadani syurga nantinya.

Untukmu Ibu, kami anak-anakmu mencintaimu karena Allah :’)

Tinggalkan komentar

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening