Cadar adalah sebuah itikad baik yang pesannya tidak terbaca dengan semestinya. Ia terdistorsi gara-gara ulah sebagian oknum berpaham tidak sempurna. Maunya mendoktrin manusia untuk tak menyukai syariat yang agung ini
Membahas cadar hakikatnya bukan sekadar membahas soal selembar kain semata. Ini soal menjaga ijtihad ulama. Mendukung itikad baik yang dilandasi keyakinan, bahwa ada landasan dalil naqli yang amat kuat. Tak mungkin kita geser dengan pemahaman serampangan, apalagi dengan diikuti dengan jejak kegeraman atau ketidaksukaan saja
Oleh karena itu, prasangka buruk terhadap cadar mesti disirnakan. Persepsi yang bengkok mesti diluruskan. Agar tak lagi terjadi kesalahpahaman yang menimpa anak cucu kita di masa depan. Apalagi sampai muncul phobia dan stigma yang mendiskreditkan.
Mari kita perbaiki bersama. Dimulai dari saudari kita yang telah komitmen mengenakannya. Perbaiki akhlak dan adab, agar tercermin suatu persepsi bahwa yang bercadar memang amatlah mulia. Laksana rembulan di tengah malam gelap gulita. Seperti mutiara di kedalaman samudra.
Kata-kata mungkin tak akan langsung mengubah keadaan. Tapi, kata-kata dapat diharapkan menjadi sarana berbagi kesadaran. Terutama kepada mereka yang masih punya energi untuk menyalakan hati dan pikiran.
(kenapa) Cadar?
Yang jadi pertanyaan, apa alasan kita membenci syariat yang agung ini 🙂
Barakallah