Wiz.or.id, Agam — Suasana sore di Palembayan yang semula tenang berubah drastis pada Kamis, 27 November 2025. Menurut penuturan salah satu warga, Suharto Katib Basa, banjir bandang datang tiba-tiba sekitar pukul 17.15 WIB dan langsung menyapu kawasan permukiman serta fasilitas pendidikan.
Ia menceritakan, meski peristiwanya berlangsung singkat, aliran air yang datang dari arah perbukitan membawa material lumpur pekat dan longsoran besar. Derasnya arus itu menghantam bangunan-bangunan di sekitarnya, termasuk tiga unit sekolah, TK/PAUD, MTs, dan SMA Muhammadiyah. Ketiganya mengalami kerusakan yang cukup parah akibat terjangan banjir.
Warga setempat mengaku sangat terkejut. Mereka tak pernah membayangkan bencana sedahsyat itu akan terjadi, terlebih karena sumber aliran air berada sangat jauh dan posisinya relatif tinggi dibandingkan dengan permukiman dan area sekolah. “Kami tidak sangka air bisa turun sebesar itu. Jaraknya jauh sekali dari sini,” tutur Suharto menggambarkan kondisi tak terduga tersebut.
Kesaksian ini menjadi pengingat betapa rentannya wilayah perbukitan terhadap bencana alam, sekaligus menunjukkan kuatnya semangat masyarakat dan lembaga pendidikan dalam bangkit kembali setelah diterpa musibah. []
Luaskan manfaat sedekah Anda!