Hari Arafah adalah hari yang istimewa dalam Islam, jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari ini, jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, salah satu rukun haji. Namun, bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji, hari Arafah tetap memiliki keutamaan besar dengan berbagai amalan sunnah yang dapat dikerjakan.
Berikut adalah beberapa amalan yang dianjurkan di hari Arafah beserta keutamaannya:
1. Puasa Arafah (Bagi yang Tidak Sedang Berhaji)
Keutamaan Puasa Arafah
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah, agar menghapus dosa tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya” (HR. Muslim)
Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
2. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Hari Arafah adalah waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
Dzikir dan Doa yang Dianjurkan
- Memperbanyak kalimat Lā ilāha illallāh, waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr
(Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.) - Memohon ampunan (istighfar) dan berdoa dengan penuh khusyuk.
- Doa khusus hari Arafah:
“Allāhumma laka al-ḥamdu kamaa yanbaghī li jalāli wajhika wa ‘aẓīmi sulṭānika.”
(Ya Allah, segala puji bagi-Mu sebagaimana layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.)
3. Membaca Al-Qur’an
Memperbanyak tilawah Al-Qur’an di hari Arafah memiliki keutamaan besar. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat-ayat lainnya dapat mendatangkan pahala berlipat.
4. Bersedekah
Bersedekah di hari Arafah termasuk amalan yang mulia. Memberi makan fakir miskin atau membantu sesama akan dilipatgandakan pahalanya.
5. Menjauhi Maksiat dan Meningkatkan Ketaatan
Hari Arafah adalah waktu yang tepat untuk bertaubat dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Perbanyaklah ibadah, shalat sunnah, dan berbuat kebaikan.
Penutup
Hari Arafah adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan dan pahala besar. Dengan mengamalkan ibadah-ibadah di atas, kita bisa mendapatkan keutamaan hari tersebut meskipun tidak sedang berhaji.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“. (HR Bukhari)
Semoga Allah menerima semua amal kita dan memberikan keberkahan di hari Arafah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.