LAZISWahdah.com, Papua — Sejak September 2017 lalu hingga 2018 sekarang, sebanyak 63 orang anak meninggal dunia akibat kejadian luar biasa (KLB) wabah campak beberapa distrik di Kabupaten Asmat Papua seperti di Swator, Fayit, Pulau Tiga, Jetsy dan Siret.
Dalam hal ini, Kepala Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, Steven mengatakan, bahwa dari keseluruhan korban jiwa, empat anak meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats dan 59 anak yang meninggal berasal dari tiga distrik, yakni Fayit, Aswi, dan Pulau tiga. Total keseluruhan masyarakat terdampak di semua distrik berjumlah 471 orang.
Kondisi medan yang sulit dijangkau, dikarenakan setiap distrik dan lokasi harus dijangkau dengan melewati aliran sungai di tepi-tepi hutan belantara, membuat relawan LAZIS Wahdah Islamiyah yang dipimpin oleh Ustadz Abdus Shomad harus bersabar menaiki perahu kecil hingga beberapa jam agar sampai di lokasi penyaluran.
”Alhamdulillah, baru saja kami berkordinasi dengan pemerintah setempat terkait penyaluran ini. Bantuan pangan seperti beras, susu kaleng, susu bubuk, biskuit, gula, teh dan minyak goreng yang bersumber dari para donatur LAZIS Wahdah telah kami salurkan ke masyarakat terdampak. Terima kasih untuk semuanya,” ungkapnya, Sabtu (20/1).
LAZIS Wahdah masih membuka kesempatan berdonasi untuk saudara-saudara kita yang sementara diuji Allah dengan wabah campak yang melanda. Ayo salurkan bantuan anda melalui Bank Syariah Mandiri (451) norek: 499 900 9005 a.n. LAZIS wahdah Peduli Negeri dan konfirmasi transfer ke 085315900900.[]