Wiz.or.id, Nusa Tenggara Timur — Di bawah gulita malam dan dinginnya udara di Translok, Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, rasa cemas belum sepenuhnya reda bagi para penyintas gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada Selasa malam (1/9/2026), Tim Relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Wahdah Peduli NTT menembus lokasi pengungsian untuk mengantarkan bantuan logistik langsung ke tangan masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.
Salah satu penerima manfaat adalah pasangan lansia, Mama Iis (57) dan Bapa Belasius Ledh (67). Hingga saat ini, keduanya terpaksa bertahan di hunian sementara yang hanya beralaskan tikar dan beratap terpal seadanya. Rasa trauma membendung langkah mereka untuk kembali ke rumah setelah menyaksikan tanah di sekitar tempat tinggal mereka terbelah akibat guncangan hebat. Saat gempa melanda, pasangan ini bahkan harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer demi menyelamatkan diri.
Kondisi tersebut semakin menguji ketabahan mereka lantaran Bapa Belasius mengidap penyakit asma yang membutuhkan lingkungan tinggal bersih dan hangat. Sementara itu, Mama Iis yang sehari-hari menggantungkan hidup dengan menjual siput belum dapat kembali mengais rezeki akibat trauma yang mendalam.
“Kami lari tanpa membawa apa-apa, hanya pakaian di badan. Saat ini tempat tinggal hanya mengandalkan terpal. Kalau malam dingin sekali, sementara suami saya punya penyakit asma,” tutur Mama Iis saat ditemui relawan WIZ di tenda daruratnya.
Merespons asesmen cepat di lapangan, Tim Relawan WIZ menyalurkan bantuan berupa terpal penutup dinding, tikar, bantal perlengkapan tidur, ember wadah penampung, hingga pasokan air bersih.
Relawan WIZ Nagekeo, Miftahul J. Sidiq, menyampaikan bahwa kehadiran tim di lokasi darurat bukan sekadar menyerahkan logistik, melainkan juga memberikan pendampingan psikologis dan mendengarkan keluh kesah para korban.
“Fase pascabencana seperti ini justru sangat krusial. Banyak penyintas—terutama lansia dan kelompok rentan—yang tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga kehilangan rasa aman dan mata pencaharian. WIZ berkomitmen memastikan amanah dari donatur sampai secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Miftahul.
Hal senada diungkapkan oleh relawan WIZ lainnya, Ahmad Bin Suardi. Ia menegaskan bahwa pendampingan untuk penyintas gempa di Nagekeo masih sangat dibutuhkan, terutama fasilitas penunjang kesehatan, sanitasi, dan perlengkapan hunian sementara yang layak.
Melalui kegiatan ini, Wahdah Inspirasi Zakat menyampaikan apresiasi dan jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah mempercayakan kepeduliannya. WIZ terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menguatkan uluran tangan bagi saudara-saudara terdampak gempa di NTT agar mereka dapat kembali bangkit.
Luaskan manfaat sedekah Anda!