Sedikit Lupa

Rumput di halaman tetangga selalu terlihat lebih hijau. Pepatah ini hendak menggambarkan kecenderungan orang untuk melihat apa yang tidak dimiliki dalam hidupnya.

Ada orang yang beranggapan bahwa hidup orang lain lebih menyenangkan. Akibatnya, orang itu tidak dapat bersyukur dengan hidupnya sendiri.

Banyak hal yang terjadi membuat kita hanya bersyukur akan sesuatu yang “besar” atau yang “terlihat”, hingga pada hal yang kecil pun terluput dari rasa syukur. Padahal setiap saat kita telah mendapatkan nikmat yang banyak dari Allah, namun kadang masih merasa kurang, terasa sedikit.

Terlebih bila hidup sedang susah-susahnya, mengeluh menjadi prioritas. Tak gampang memang, karena lazimnya bersyukur itu saat bahagia.

Merasa susah, sedih dan kecewa pada dasarnya adalah suatu hal yang wajar. Semua orang pasti pernah merasakannya, namu beberapa tidak mengeluh dan memilih untuk bersabar dan bersyukur.

Seberat apapun masalah yang menimpa hidup, bertahanlah dan paksakan diri untuk bisa bersyukur. Bila tak bisa mensyukuri keadaan, masih ada hal kecil yang bisa tuk disyukuri

Nikmat yang hari ini tak kau minta, misalnya saja bisa kembali bernafas. Apakah kemarin kamu pernah berdoa, “Ya Allah, semoga besok saya masih bisa bernafas”? tentu saja tidak, tapi Allah masih memberimu kesempatan untuk bernafas meski kau tak pernah minta.

Atau nikmat sepele seperti bisa memasak mie instan disaat lapar, nikmatnya bisa melihat air hujan yang terasa menenangkan, dan mungkin nikmat mudahnya melangkahkan kaki ke masjid pada saat adzan berkumandang.

Selamat merenung kembali, kawan. Rajut kembali rasa syukur yang mulai luntur itu.

(Generasi Tarbiyah)

Yuk gabung di grup WhatsApp Sahabat Inspirasi

Home
Donasi
Hitung Zakat
Rekening