Wiz.or.id, Takalar – Deru mesin motor relawan memecah keheningan sore di Desa Parangmata, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Di atas motor tersebut, tumpukan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqro siap diantarkan menuju tangan-tangan mungil para santri yang tengah menanti di selasar masjid.
Momen hangat ini merupakan bagian dari aksi “Tebar Al-Qur’an dan Iqro” yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN IAI STIBA Makassar bekerja sama dengan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ). Berlangsung selama dua hari, 17-18 Maret 2026, kegiatan ini menjadi kado indah di tengah suasana syahdu Ramadan 1447 H.
Bukan tanpa alasan Desa Parangmata dipilih. Kurangnya ketersediaan mushaf yang layak di beberapa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) menjadi pemantik utama. Sebanyak 70 eksemplar Al-Qur’an dan 80 buku Iqro disalurkan secara bertahap ke titik-titik yang paling membutuhkan.
“Kami ingin memastikan anak-anak di sini tidak hanya punya semangat belajar, tapi juga punya fasilitas yang layak. Al-Qur’an yang baru adalah suntikan motivasi bagi mereka,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN STIBA Makassar.
Antusiasme tak terbendung saat tim tiba di lokasi. Para santri berebut ingin melihat sampul mushaf yang masih berbau kertas baru. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar barang, melainkan jendela untuk lebih dalam mengenal agama.
Pengurus TPA setempat pun tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Sambil memeluk tumpukan Iqro, ia berbisik bahwa bantuan ini datang di waktu yang tepat.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk WIZ dan adik-adik mahasiswa. Di penghujung Ramadan ini, kalian membawa keberkahan nyata bagi pendidikan karakter anak-anak kami,” tuturnya haru.
Kolaborasi strategis ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan sekadar formalitas akademik. Bagi WIZ, kerja sama dengan mahasiswa KKN adalah kanal efektif untuk memastikan amanah donatur sampai ke pelosok.
Melalui program ini, terselip harapan besar: Desa Parangmata kelak akan melahirkan generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya pedoman hidup. Semangat berbagi yang ditunjukkan mahasiswa STIBA ini menjadi bukti bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk membumikan nilai-nilai Qurani di tengah masyarakat.
Luaskan manfaat sedekah Anda!