Wiz.or.id, Selayar — Gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Flores Timur, NTT pada Selasa (14/12) juga berdampak pada Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Dalam keterangannya, Muhammad Riskianto relawan Wahdah Islamiyah menyebutkan, tim relawan telah mendirikan posko kemanusiaan. Posko yang didirikan di Jalan Ahmad Yani, Kantor Pusat Dakwah Wahdah Islamiyah, Jalur 2, Kecamatan Benteng, Kepulauan Selayar dan di Dusun Batu Bingkung, Desa Bone Rate, Kecamatan Pasi Marannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
“Benar, kita ada dua posko supaya bisa menjangkau lokasi ibu kota kabupaten sekaligus pulau-pulau terluar yang dekat dengan pusat gempa,” ujarnya, Selasa (21/12/2021).
Pembukaan posko ini sebagai respons atas bencana alam yang menimpa warga di Kabupaten Kepulauan Selayar. Posko tersebut, untuk menampung bantuan logistik dari sahabat inspirasi sebelum didistribusikan ke lokasi terdampak.
Berdasarkan data BNPB per Jumat (17/12/2021), sebanyak 4.838 jiwa pengungsi tersebar di 2 kecamatan yaitu Pasimarannu dan Pasilambena.
Rumah rusak berat 825 unit dan rusak ringan 502 unit. Kemudian, 3 unit masjid rusak berat, pelabuhan rakyat rusak berat 1 unit, rumah jabatan kades rusak berat 1 unit.
Selain itu, gudang rusak ringan 2 unit, sekolah 5 unit rusak, dan 1 balai pertemuan ikut terdampak. []