wiz.or.id, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat – Wahdah Islamiyah melalui divisinya, Wahdah Peduli, menggelar pelatihan kebencanaan bagi calon relawan di wilayah Sumatera. Pelatihan yang berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024, di Bendungan Sarasah Tanggo, Jorong Taratak, Sarilamak, Kecamatan Harau, ini bertujuan untuk mencetak relawan yang kompeten dan siap membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Sebanyak 36 peserta, terdiri dari kader Wahdah Islamiyah dan santri pondok pesantren setempat, mengikuti pelatihan ini. Mereka mendapatkan materi mengenai manajemen posko, manajemen bencana terpadu, pencarian dan penyelamatan di air (water rescue), serta simulasi bencana. Selain itu, aspek spiritual dan kebersihan lingkungan juga menjadi bagian penting dari pelatihan.
Rahmadinol, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota, mengapresiasi inisiatif Wahdah Peduli. “Kerja sama ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana,” ujarnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumatera Barat juga turut berpartisipasi sebagai pemateri utama dalam pelatihan ini. Kepala Pelaksana BNPB Sumbar, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran relawan dalam mendukung pemerintah dalam penanggulangan bencana.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi relawan yang tangguh dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini, Wahdah Peduli berharap dapat membentuk jaringan relawan yang kuat di Sumatera, siap siaga membantu masyarakat yang terdampak bencana.