Wiz.or.id, Parigi Moutong — Arfan Muchtar, pria kelahiran Takalar 38 tahun yang silam sudah lama merantau dan mengadu nasib di kota Parigi. Selain bekerja sebagai pegawai honorer di salah satu kantor kelurahan, Arfan juga mengabdikan dirinya di salah satu pesantren yang ada di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong.
Mendampingi ustadz Sartono sebagai kepala pondok, pria yang akrab disapa ustadz Abu Raihan ini turut membantu membina para santri yang menimba ilmu ditempat itu.
Namun seiring berjalannya waktu, ustadz Abu Raihan mengalami kendala ekonomi yang mengharuskan dirinya melamar pekerjaan di sebuah perusahaan swasta, dengan harapan masih bisa tetap ikut membina santri yang ada di pesantren.
Hari-hari dilaluinya, ustadz Abu Raihan merasa dirinya lebih tersibukkan dengan pekerjaan barunya. Walau pekerjaan baru itu banyak membantu pemenuhan ekonominya, namun ia merasa di pesantren-lah jiwanya berada.
Walau dirinya diamanahi sebagai juru masak di pondok pesantren yang kini telah berubah nama menjadi Ma’had Al Mubarok, ia merasa pengabdiannya belum cukup. Dirinya ingin kembali fokus membina para santri.
Melihat persoalan yang dihadapi, Laznas Wahdah Inpirasi Zakat (WIZ) Gerai Parigi memberikan bantuan modal usaha untuk budidaya ikan lele di lingkungan pondok pesantren.
“Harapan kami, dengan bantuan modal usaha budi daya ikan lele ini, dapat membantu persoalan ekonomi ustadz Abu Raihan. Sehingga beliau bisa fokus lagi membina para santri,” ungkap Abu Anas, koordinator program WIZ Gerai Parigi.
“Langkah awal, ikan lele ini nantinya untuk memenuhi kebutuhan pangan para santri. Ke depannya kami berharap ini bisa berkembang, dan bisa dipasarkan ke luar pondok pesantren. Bila perlu bisa dibuat jadi abon,” lanjut abu Anas di sela kegiatan serah terima bantuan.[]
Â
Zakat Untuk Pemberdayaan UMKM
Barakallahu fiikum