Poso, Sulteng – Di tengah keterbatasan hidup dalam sebuah kamar kos di Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Muhammad Nurdin (11) tetap tegar menjalani hari-hari bersama ibunya, Tri Setiawati (38), dan adik kecilnya. Sejak setahun lalu, Nurdin harus kehilangan sosok ayah yang menjadi tulang punggung keluarga, menjadikannya seorang yatim dengan tanggung jawab besar di usianya yang masih belia.
Nurdin, seorang siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Poso, memiliki semangat belajar dan berjuang yang luar biasa di balik seragam sekolahnya yang sederhana. Ibunya bekerja serabutan, terkadang menjadi buruh cuci dan di lain waktu membuat kue yang kemudian dijual oleh Nurdin sepulang sekolah.
Seringkali, Nurdin terlihat berjalan kaki menjajakan kue buatan ibunya di jalanan kota. Hasil penjualan kue tersebut menjadi tumpuan hidup keluarga mereka.
Melalui program Tebar Alat Sekolah, WIZ Poso memberikan bantuan perlengkapan sekolah baru kepada Nurdin.
“Program Tebar Alat Sekolah ini memang kami prioritaskan bagi anak-anak yang benar-benar membutuhkan, dan kami melihat Nurdin sangat layak menerima bantuan ini,” ungkap Asmar Judda, relawan WIZ Poso yang secara langsung menyerahkan bantuan, Kamis (1/5/2025).
Asmar Judda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur WIZ yang telah berpartisipasi dalam program ini. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya dengan haru.
Di tengah kerasnya kehidupan dan keterbatasan tempat tinggal, Nurdin tetap menyimpan harapan dan semangat untuk meraih kesuksesan di masa depan. Ia bercita-cita untuk membahagiakan ibunya dan membalas segala pengorbanan yang telah dilakukan. Bantuan alat sekolah ini menjadi penyemangat bagi Nurdin untuk terus menggapai mimpinya.
Luaskan manfaat sedekah Anda!