AHLI IBADAH HARUS JADI CONTOH
Banyak yang mengaku ahli ibadah, namun tak mampu menjaga lidah.
Ia banyak memuji Rabbnya, namun banyak mencaci saudara muslimnya
Berkata Umar bin ‘Abdul ‘Aziz rahimahullah, “Kami mendapati para pendahulu kita yang shalih tidak melihat nilai suatu ibadah pada puasa ataupun sholat, akan tetapi melihat nilai ibadah ada pada menahan diri dari membicarakan kehormatan manusia
Sentimentasi terhadap agama, yang kita telah saksikan diluar sana adalah bukti bahwa penyakit oknomisasi ini telah sedikit banyaknya mencoreng wajah agama. Padahal, agama tidak mengajarkan demikian. Saat dirinya berhijab namun masih tetap maksiat, yang disalahkan adalah agamanya
Saat perilakunya tak sesuai dengan adat istiadat dan kebiasaan sopan santun di sebuah negeri, yang disalahkan bukan oknumnya, tapi agamanya. Adil? Rasa-rasanya keliru ketika kita tidak berkata demikian
Jika Anda ahli ibadah, tetap jaga adab dan akhlakul karimah. Jaga lidah, jangan sampai keseleo dan menyakiti banyak jiwa
Maka orang yang banyak sholat pada malam hari & puasa pada siang harinya jika dia tidak bisa menjaga lisannya, maka dia akan bangkrut pada hari kiamat nanti
………………
Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang yang bangkrut di kalangan umatku adalah orang yang pada hari kiamat nanti datang membawa pahala sholat, zakat & puasa, namun disamping itu ia membawa dosa mencela, memaki, menuduh zina, memakan harta dengan cara yang tidak benar, menumpahkan darah, & memukul orang lain” (HR. Muslim)